-->

MME Routing Configuration In MikroTik

 Konfigurasi Routing MME Di MikroTik


Konfigurasi Routing MME Di MikroTik


Di MikroTik ada berbagai macam protokol routing yang bisa kita gunakan, salah satunya adalah MME (Mesh Made Easy) yang cocok untuk routing tingkat IP dalam jaringan mesh nirkabel. Pada artikel kali ini admin akan menjelaskan cara konfigurasi routing MME di MikroTik.


Baca Juga: Cara Konfigurasi Routing OSPF Di MikroTik

DAFTAR ISI

1. Apa Itu MME?

2. Cara Kerja MME

3. Kelebihan MME

4. Konfigurasi Routing MME Di MikroTik

5. Kesimpulan


Apa Itu MME?


MME adalah singkatan dari Mesh Made Easy yang merupakan protokol routing yang terdapat pada Mikrotik. Biasanya digunakan untuk routing dalam jaringan wireless mesh. Penambahan protokol MME pada Mikrotik didasarkan pada metode B.A.T.M.A.N (Better Approach To Mobile Ad-hoc Networking).


MME bekerja dengan cara mengririmkan pesan broadcast yang disebut sebagai pesan Originator. Pesan tersebut berisi informasi routing berupa IP address router pengirim pesan (originator) dan daftar prefix network yang ada didalam jaringan mesh.


Jika sebuah perangkat menerima pesan originator yang belum pernah diterima sebelumnya, maka perangkat tersebut akan melakukan broadcast ulang. MME adalah salah satu protocol routing yang termasuk IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang memang diperentukan untuk network yang bersifat mesh, dan cocok untuk jaringan wireless. MME juga berguna untuk mendistribusikan routing IP di jaringan Wireless Mesh


Cara Kerja MME


MME bekerja dengan melakukan broadcast Originator Message secara tetap ke semua perangkat yang terhubung. Originator Message ini berisi informasi routing dari router asal (Router Originator) dan juga bisa ditambahkan dengan prefix routing tertentu jika ada advertise.


Ketika sebuah perangkat menerima Originator message yang belum pernah diterima sebelumnya, maka perangkat tersebut akan melakukan re-broadcast ke perangkat yang lain.


Tidak seperti protocol routing lainnya, MME tidak melakukan kalkulasi tabel routing atau kalkulasi topologi tertentu, tetapi hanya memantau packet yang diterima dan juga urutannya dimana hal ini berguna untuk mengetahui paket yang loss. Dengan data yang diperoleh dari originator-originator yang ada di mesh, maka MME bisa menentukan jalur gateway terbaik.


Baca Juga: Cara Konfigurasi Routing RIP Pada MikroTik


Kelebihan MME


Salah satu kelebihan protokol MME adalah bisa mengetahui secara tepat topologi dari jaringan mesh yang sifatnya dinamis yang sering berganti posisi. Ketika terjadi perubahan topologi, ini akan memicu perubahan semua tabel routing di semua perangkat. Untuk embeded system seperti routerboard, perubahan routing secara sekaligus dapat memakan banyak resource CPU. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka MME hanya akan merespon perubahan single-hop neighbour dari jalur routing ke tujuan ip tertentu dan menghindari adanya kalkulasi tabel routing.


Konfigurasi Routing MME Di MikroTik


Setelah kalian mengetahui penjelasan singkat mengenai MME. Langsung saja masuk kita coba melakukan konfigurasi routing MME di MikroTik.


1. Hal pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan konfigurasi routing MME di MikroTik adalah membuat topologi terlebih dahulu. Kalian bisa melihat topologi seperti gambar dibawah ini.

Topologi Routing MME MikroTik


MiktoTik1:

  * Ether1 = 12.12.12.1


MikroTik2:

  * Ether1 =12.12.12.2

  * Ether2 =23.23.23.2


MiktoTik3:

  * Ether1 = 23.23.23.1


2. Lakukan settings atau konfigurasi IP address pada setiap Router MikroTik.


Router1:

[[email protected]] > system identity set name=Router1

[[email protected]] > ip address add address=12.12.12.1/24 interface=ether1


Konfigurasi IP Address MikroTik1 GNS3


Router2:

[[email protected]] > system identity set name=Router2

[[email protected]] > ip address add address=12.12.12.2/24 interface=ether1

[[email protected]] > ip address add address=23.23.23.2/24 interface=ether2


Konfigurasi IP Address MikroTik2 GNS3


Router3:

[[email protected]] > system identity set name=Router3

[[email protected]] > ip address add address=23.23.23.1/24 interface=ether1


Konfigurasi IP Address MikroTik3 GNS3


Catatan: Jika kalian melakukan konfigurasi berbasis GUI di winbox, kalian bisa melakukan konfigurasi IP address di menu IP > Address lalu klik icon +.

Konfigurasi IP Address MME Winbox


3. Kemudian konfigurasi MME dengan mengaktifkan setiap interface dan network-nya.


Router1:

[[email protected]] > routing mme interface add interface=ether1

[[email protected]] > routing mme network add network=12.12.12.0/24


Konfigurasi MME MikroTik1


Router2:

[[email protected]] > routing mme interface add interface=ether1

[[email protected]] > routing mme interface add interface=ether2

[[email protected]] > routing mme network add network=12.12.12.0/24

[[email protected]] > routing mme network add network=23.23.23.0/24


Konfigurasi MME MikroTik2


Router3:

[[email protected]] > routing mme interface add interface=ether1

[[email protected]] > routing mme network add network=23.23.23.0/24


Konfigurasi MME MikroTik3


Catatan: Jika kalian menggunakan GUI, kalian bisa melakukan konfigurasi interface mme di menu IP > Routing > MME lalu pada tab Interface kalik icon +. Sedangkan untuk konfigurasi network mme masih di menu yang sama tetapi klik tab Networks lalu klik icon +.


MME Interface:

Konfigurasi Interface MME


MME Networks:

Konfigurasi Networks MME


4. Jika sudah kalian bisa mengcek tabel routing-nya dan melakukan ping pada setiap router.

IP Router Print Konfigurasi MME Test Ping MME Routing


Kesimpulan


Jadi itulah langkah-langkah konfigurasi routing MME di MikroTik, jika kalian lihat konfigurasi MME hampir sama dengan RIP tetapi dalam penggunaannya jaringan MME mirip dengan jaringan BGP, dan berbeda dari jaringan IGP (yaitu RIP dan OSPF). Mereka menentukan jaringan mana yang akan diumumkan melalui MME, bukan jaringan mana yang menjalankan protokol.


Hopefully, this article about MME Routing Configuration In MikroTik, gives you a little insight. Also, read an article about Monitor Your Windows Computer Activity at a Specific Time that you may need to know. Thank you.

Related Posts

There is no other posts in this category.