How to Configure Static and Dynamic IP on MikroTik

how to configure static and dynamic ip.

 Cara Konfigurasi IP Static Dan Dynamic Pada MikroTik


Konfigurasi IP Static Dan Dynamic Pada MikroTik


Konfigurasi IP Static Dan Dynamic Pada Router MikroTik memang sangat dibutuhkan. Secara sederhana Static adalah konfigurasi IP secara manual sedangkan Dynamic adalah konfigurasi IP Secara Otomatis atau client meminta IP terhadap server. Berikut langkah-langkah konfigurasinya.


Baca Juga: Perbedaan Antara IP Address Static Dan Dynamic

DAFTAR ISI

1. Konfigurasi IP Static

2. Konfigurasi IP Dynamic

3. Kesimpulan


Konfigurasi IP Static


1.  Pertama kalian hubungkan MikroTik dengan Winbox


Baca Juga: Cara Menghubungkan MikroTik Dengan Winbox


2. Setelah terhubung kalian klik menu IP > Addresses


IP Addresses MikroTik


3. Kemudian kalian klik icon +Â untuk menambahkan IP, lalu kalian isi Address dan Network sesuai dengan IP yang berada di ISP kalian masing-masing misalkan, 192.168.100.20/24 untuk addressnya dan 192.168.100.0 untuk networknya, kemudian untuk interfacesnya berada di ether1 .Setelah itu kalian klik Apply > OK


IP Static MikroTik


5. Kalian pergi ke menu IP > DNSÂ .Lalu kalian isi dibagian Server dengan DNS ISP kalian atau bisa juga dengan DNS Google. Setelah itu ceklis bagian Allow Remote Request ,lalu klik Apply > OK


DNS Server Mikrotik


6. Terakhir kalian bisa cek menggunakan Terminal. Lalu kalian Ping ke Gateway ISP kalian. Jika muncul tulisan reaply maka konfigurasi IP Static kalian berhasil


Test Ping MikrotTik


Konfigurasi IP Dynamic


1. Sama seperti tadi pastikan Mikrotik terhubung dengan Winbox


2. Kemudian kalian klik menu IP > DHCP Client


IP DHCP Client MikroTik


3. Lalu kalian klik icon + lalu kalian konfigurasi dibagian DHCP ,untuk interfaces kalian isikan ether1 lalu kalian ceklist bagian USE Peer DNS dan USE Peer NTP .Kemudian untuk bagian Add Default Route kalian isikan yes .Setelah itu kalian klik Apply > OK


IP Dynamic MikroTik


4. Untuk mengetahui apakah IP DHCP sudah diterima kalian bisa cek di menu IP > Addresses ,jika muncul IP address dengan icon D di sebelah kirinya. Maka konfigurasi sudah benar.


DNS Google MikroTik


6. Sama seperti tadi kalian pergi ke menu IP > DNSÂ .Lalu isi bagian Server dengan DNS ISP kalian atau dengan DNS Google. lalu ceklis bagian Allow Remote Request ,Kemduian klik Apply > OK


DNS Google Mikrotik


7. Terakhir sama seperti tadi, kalian bisa cek apakah internet sudah tersambung dengan pergi ke menu Terminal. Kemudian kalian Ping ke Gateway ISP atau IP Google


Test Ping Terminal MikroTik


Kesimpulan


Jadi Konfigurasi IP Static maupun Dynamic pada MikroTik kalian cukup pergi ke menu IP > Addresses untuk konfigurasi Static dan menu IP > DHCP Client untuk konfigurasi Dynamic. Dan jangan lupa tambahkan DNS supaya kalian bisa mengakses alamat web server tertentu.


Hopefully, this article about How to Configure Static and Dynamic IP on MikroTik, gives you a little insight. Also, read an article about How to Configure Static Routing 2 MikroTik Router that you may need to know. Thank you.

Previous Post Next Post